Follow Us @sangmaya

Monday, December 5, 2016

CREATIVE WRITING Tips dan Strategi Menulis Cerpen dan Novel



Buku Creative Writing tidak hanya menyampaikan bagaimana membuat tulisan menjadi cerita yang baik dan menarik, Hal lain yang didapatkan pada buku ini adalah bahwa jika kita bukan seorang penulis, atau tidak ingin berprofesi sebagai penulis, tetaplah menulis. Saat kita menulis maka otak akan merekam dengan baik setiap gagasan kita dan dengan demikian kita tidak mudah lupa, tersesat ataupun kehilangan ilham. Menekuni ilmu apa pun, kita perlu menulis agar otak semaikn terasah dan tidak kehilangan ilmu yang telah kita pelajari.

Jika kita ingin menulis karena mencitai dunia penciptaan, menulislah dalam suasana hati apa pu, ketika sedang jatuh cinta, ketika sedang patah hati, sedang puyeng, tidak bahagia, gelisah, atau bahkan tidak puny aide sama sekali.


       Edisi revisi Creative Writing ini menambahkan unsur lain dalam keterampilan menulis, yakni bagaimana membuat adegan yang menarik dan menulis dengan sudut penceritaan beragam. Selain itu, setiap pembahasan dalam buku ini juga dilengkapi dengan contoh di setiap bagiannya, di dalamnya terangkum 24 tip keterampilan menulis sebagai berikut:

1. Rahasia Kreativitas
2. Lima Indra
3. Konstruksi Cerita
4. Action!
5. Cerita dan Karakter
6. Paragraf Pembuka
7. Draf Pertama
8. Mengakrabi Karakter
9. Pacing
10. Menulis Cepat
11. Plot
12. Pemborosan Kalimat
13. Strategi Tiga Kata
14. Dialog
15. Metafora
16. Menulis dan Mengedit
17. Sudut Penceritaan
18. Disiplin
19. Show, Don’t Tell
20. Sudut Penceritaan Beragam
21. Bacalah!
22. Mengonkretkan Konsep Abstrak
23. Adegan
24. Buka Kamus



Kenapa kita gagal dalam menulis adalah tidak adanya kemauan yang kuat. Penulisan kreatif juga diajarkan untuk bagaimana menulis cepat tanpa menyensor tulisan kita, menulislah seperti kita sedang bicara dengan teman dekat kita, dengan menulis cepat kita akan menyelamatkan dua hal sekaligus: mood dan waktu kita.


Dialog dalam kepenulisan yang ideal adalah pertukaran pikiran, jangan membuat dialog seperti menyalin percakapan sehari-hari, itu membosankan. Jangan mengulang apa yang ada dalam narasi, itu pemborosan. 

Tulislah dialog, hal-hal yang perlu diketahui pembaca, jangan menulis apa yang sudah diketahui pembaca, kecuali anda ingin bertele-tele untuk menambah jumlah halaman. 

Tulislah ringkas-ringkas, karena orang-orang biasanya bicara ringkas-ringkas, jangan membingungkan pembaca, tambahkan bahasa tubuh bila perlu, hindari obsesi untuk menuliskan ejaan fonetik. Belajarlah pada penulis-penulis yang baik.

Bacalah, pembaca yang baik memiliki kekayaan imajinasi, ingatan, kosakata, dan sejumlah kepekaan artistik. Membaca merupakan makanan untuk pikiran dan amunisi untuk menulis. Bacalah sebanyak-banyaknya dan menulislah sebanyak-banyaknya.

 A.S. Laksana adalah salah satu sastrawan terkemuka Indonesia yang juga seorang pengarang, kritikus sastra, dan dulunya pernah menjadi wartawan. Ia aktif menulis cerpen di berbagai media cetak nasional di Indonesia. Kini ia aktif di bidang penerbitan dan mendirikan sekaligus mengajar di sekolah penulisan kreatif Jakarta School. Beberapa karyanya yang telah diterbitkan, di antaranya Kumcer Bidadari yang Mengembara, Cinta Silver dan beberapa karya nonfiksi.

 Penulis mengajak kita untuk tidak menulis yang baik. Kita tidak perlu memikirkan bagus atau tidaknya dulu. Kita hanya perlu menulis apapun yang ada dalam pikiran kita, karena kalau tulisan kita sudah rampung, kita masih bisa memperbaikinya untuk membuatnya menjadi lebih bagus.




Keterangan Buku:
Judul Buku           : Creative Writing Edisi Revisi
Penulis                  : A.S. Laksana
Penerbit                : GagasMedia
Cetakan I              : 2013
Bahasa                  : Indonesia
Halaman               : 216 halaman
ISBN                      : 979-780-681-2

No comments:

Post a Comment