Follow Us @sangmaya

Showing posts with label Review & Bedah Buku. Show all posts
Showing posts with label Review & Bedah Buku. Show all posts

Saturday, March 4, 2017

Panduan Lengkap SEO Pemula untuk Wordpress

3:14 PM 0 Comments

catatanmaya.com- Search Engine Optimization yang disingkat SEO termasuk salah satu metode internet marketing yang ampuh  dan efektif untuk pemasaran. Wordpress, merupakan software website yang juga banyak digunakan di internet selain blogger. Topik SEO dan wordpress merupakan topik yang sangat penting dalam dunia internet.

Buku Panduan Lengkap SEO Pemulua untuk wordpress dapat membantu kita untuk belajar tentang SEO secara lebih mudah. Pembahsan yang disajikan dalam buku ini dimulai dari nol. Bahkan bagi yang belum memiliki website sekalipun dibimbing dari awal untuk membuat web di wordpress.

Buku ini terdiri dari dua belas bab. Mulai dari bab 1 yakni bab pendahuluan, dimana dalam bab ini dijelaskan seberapa penting SEO, sumber-sumber trafik website, apa saja yang dibutuhkan dan alur kerja.

Optimalisasi SEO Off Page dibahas dalam BAB 9. SEO Off Page berfokus pada kegiatan membangun backlink untuk website kita.
 kehadiran backlink dapat menjadi semacam "sinyal" bagi mesin pencari. semakin banyak backlink yang masuk kedalam website kita hal tersebut menandakan bahwa website kita direkomendasikan oleh website lain.

Hanya saja kita tidak bisa mengandalkan sekedar backlink. Lebih dari itu backlink yang kita dapatkan haruslah berkualitas. Bagaimana caranya untuk mendapatkan backlink yang berkualitas ?
Cara-caranya dadapat dipelajari dalam buku ini.

Mempelajari tentang SEO pemula selain dari buku ini, atupun otodidak, dapat juga bergabung dengan komunitas blogger. sehingga lebih mudah untuk bertanya dan praktek langsung bersama
komunitas blogger 




Tuesday, December 27, 2016

The Maxwell Daily Reader - Bacaan Inspirasional 365 Hari

10:34 PM 0 Comments



Buku ini merupakan bacaan inspirasi harian yang dapat dibaca terus tiap  tahun hari demi hari, buku ini dibutuhkan oleh siapa saja terutama bagi yang ingin mengembangkan jiwa kepemimpinan  dan bagaimana mempengaruhi orang di sekitar kita.

Halaman pertama dari buku The Maxwell Daily Reader adalah 31 poin yang di jabarkan dalam 31 hari, seperti poin pertama yakni tanggal 1 Januari yakni : Bereskan hal  kecil terlebih dahulu. Poin ini mengajarkan bagaimana kita meningkatkan ketrampilan sedikit demi sedikit termasuk kemapuan dalam kepemimpinan dan mempengaruhi orang lain. Mulai mengerjakan apa yang perlu dikerjakan dan lakukan apa yang bisa dikerjakan.


 Buku ini juga mengajarkan bagaimana kita harus mempunyai visi yang jelas dalam hidup, mempunyai tujuan-tujuan yang baik, membangun hubungan dengan orang lain dan memahami komunikasi yang baik. Hal-hal positif lainnya dalam buku The Maxwell Daily Reader adalah manajemen waktu, pengelolaan sikap, kerjasama tim, berbagi energi positif setiap hari, mempunyai komitmen, terus menanamkan motivasi yang baik, pengendalian emosi, menjaga citra diri, kedisiplinan, antusiasme, integritas, kekuatan impian dan memberikan sesuatu tanpa syarat.
Salah satu poin pada awal bulan Desember adalah belajar mendengarkan,menjadi seorang penndengar yang baik membantu kita mengenal orang lebih baik, membantu kita menyerap informasi atau ilmu lebih baik juga. Ingatlah kita tidak akan dapat belajar jika kita selalu berbicara, seperti yang dikatakan pepatah lama, ada alasannya mengapa kita memiliki satu mulut dan dua telinga. Berlatihlah menggunakan lebih sedikit kata-kata hari ini dan dengarkan orang lain dengan tulus.

Monday, December 5, 2016

CREATIVE WRITING Tips dan Strategi Menulis Cerpen dan Novel

11:27 PM 0 Comments


Buku Creative Writing tidak hanya menyampaikan bagaimana membuat tulisan menjadi cerita yang baik dan menarik, Hal lain yang didapatkan pada buku ini adalah bahwa jika kita bukan seorang penulis, atau tidak ingin berprofesi sebagai penulis, tetaplah menulis. Saat kita menulis maka otak akan merekam dengan baik setiap gagasan kita dan dengan demikian kita tidak mudah lupa, tersesat ataupun kehilangan ilham. Menekuni ilmu apa pun, kita perlu menulis agar otak semaikn terasah dan tidak kehilangan ilmu yang telah kita pelajari.

Jika kita ingin menulis karena mencitai dunia penciptaan, menulislah dalam suasana hati apa pu, ketika sedang jatuh cinta, ketika sedang patah hati, sedang puyeng, tidak bahagia, gelisah, atau bahkan tidak puny aide sama sekali.


       Edisi revisi Creative Writing ini menambahkan unsur lain dalam keterampilan menulis, yakni bagaimana membuat adegan yang menarik dan menulis dengan sudut penceritaan beragam. Selain itu, setiap pembahasan dalam buku ini juga dilengkapi dengan contoh di setiap bagiannya, di dalamnya terangkum 24 tip keterampilan menulis sebagai berikut:

1. Rahasia Kreativitas
2. Lima Indra
3. Konstruksi Cerita
4. Action!
5. Cerita dan Karakter
6. Paragraf Pembuka
7. Draf Pertama
8. Mengakrabi Karakter
9. Pacing
10. Menulis Cepat
11. Plot
12. Pemborosan Kalimat
13. Strategi Tiga Kata
14. Dialog
15. Metafora
16. Menulis dan Mengedit
17. Sudut Penceritaan
18. Disiplin
19. Show, Don’t Tell
20. Sudut Penceritaan Beragam
21. Bacalah!
22. Mengonkretkan Konsep Abstrak
23. Adegan
24. Buka Kamus



Kenapa kita gagal dalam menulis adalah tidak adanya kemauan yang kuat. Penulisan kreatif juga diajarkan untuk bagaimana menulis cepat tanpa menyensor tulisan kita, menulislah seperti kita sedang bicara dengan teman dekat kita, dengan menulis cepat kita akan menyelamatkan dua hal sekaligus: mood dan waktu kita.


Dialog dalam kepenulisan yang ideal adalah pertukaran pikiran, jangan membuat dialog seperti menyalin percakapan sehari-hari, itu membosankan. Jangan mengulang apa yang ada dalam narasi, itu pemborosan. 

Tulislah dialog, hal-hal yang perlu diketahui pembaca, jangan menulis apa yang sudah diketahui pembaca, kecuali anda ingin bertele-tele untuk menambah jumlah halaman. 

Tulislah ringkas-ringkas, karena orang-orang biasanya bicara ringkas-ringkas, jangan membingungkan pembaca, tambahkan bahasa tubuh bila perlu, hindari obsesi untuk menuliskan ejaan fonetik. Belajarlah pada penulis-penulis yang baik.

Bacalah, pembaca yang baik memiliki kekayaan imajinasi, ingatan, kosakata, dan sejumlah kepekaan artistik. Membaca merupakan makanan untuk pikiran dan amunisi untuk menulis. Bacalah sebanyak-banyaknya dan menulislah sebanyak-banyaknya.

 A.S. Laksana adalah salah satu sastrawan terkemuka Indonesia yang juga seorang pengarang, kritikus sastra, dan dulunya pernah menjadi wartawan. Ia aktif menulis cerpen di berbagai media cetak nasional di Indonesia. Kini ia aktif di bidang penerbitan dan mendirikan sekaligus mengajar di sekolah penulisan kreatif Jakarta School. Beberapa karyanya yang telah diterbitkan, di antaranya Kumcer Bidadari yang Mengembara, Cinta Silver dan beberapa karya nonfiksi.

 Penulis mengajak kita untuk tidak menulis yang baik. Kita tidak perlu memikirkan bagus atau tidaknya dulu. Kita hanya perlu menulis apapun yang ada dalam pikiran kita, karena kalau tulisan kita sudah rampung, kita masih bisa memperbaikinya untuk membuatnya menjadi lebih bagus.




Keterangan Buku:
Judul Buku           : Creative Writing Edisi Revisi
Penulis                  : A.S. Laksana
Penerbit                : GagasMedia
Cetakan I              : 2013
Bahasa                  : Indonesia
Halaman               : 216 halaman
ISBN                      : 979-780-681-2

Tuesday, November 29, 2016

Review Buku 99 Perbedaan Cara Berpikir Milliarder VS Orang Biasa

7:00 AM 0 Comments


       

Buku 99 perbedaan ini ada 5 bagian:
1. Cover Merah 99 Perbedaan CARA BERFIKIR Miliarder VS Orang Biasa. sudah baca dan sudah punya bukunya.

2. Cover Biru 99 Perbedaan CARA MENGELOLA WAKTU Miliarder VS Orang Biasa. sudah baca dan sudah punya bukunya.

3. Cover Hijau 99 Perbedaan MENGELOLA UANG Miliarder VS Orang Biasa. baru baca sedikit di Gramedia.

4. Cover Pink  99 Perbedaan CARA BANGKIT DARI KEGAGALAN Miliarder VS Orang Biasa. Belum baca sama sekali.

5.Cover Kuning  99 Perbedaan KEBIASAAN Miliarder VS Orang Biasa. Baru baca sedikit di Gramedia.


Review kali ini tentang 99 Perbedaan CARA BERFIKIR Miliarder VS Orang Biasa

“Para miliarder tidak pernah menghayutkan diri dalam mimpi-mimpi keberuntungan.” (hlm. 23)


Para miliarder memahami bahwa berpikir kreatif akan menghasilkan bayaran besar. Cara berpikir independen dan kreatif adalah harta seseorang yang tidak ternilai harganya.

Milliarder Dunia seperti :
Bill Gates, Donald Trump, Mark Zuckerberg, Steven Job, Do Wo Chan adalah orang-orang kreatif, semangat tinggi serta bekerja keras dan cerdas serta memiliki tujuan dalam hidup dan mencapai impian mereka.
Hal ini bisa disimpulkan bahwa kesempatan kita untuk menjadi kaya sebenarnya sama dengan kesempatan yang dimiliki para miliarder tersebut. Masalah utamanya, apakah kita mau melatih cara berpikir kita agar menjadi kreatif?

Buku ini menjelaskan poin 99 perbedaan cara berpikir miliarder vs orang biasa. Berikut beberapa poin pilihan yang menjadi favorit dan bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari:


      1.       Orang kaya focus mengumpulkan receh. VS
MILIARDER focus mengubah recehan menjadi lebih produktif.

      2.       Orang Biasa melihat uang dengan sesuatu yang linear. VS
MILIARDER melihat uang sebagai sesuatu non linear

3.       Orang biasa Percaya bahwa kerja keras akan membantu mereka kaya.VS
MILIARDER percaya bahwa pengaruhlah yang dapat membuat mereka kaya.


   4. Orang biasa percaya bahwa uang adalah akar dari segala kejahatan.VS 
MILIARDER  percaya bahwa kemiskinan adalah akar dari segala kejahatan.

   5. Orang Biasa percaya bahwa menjadi kaya adalah hak istimewa.VS
MILIARDER percaya bahwa menjadi kaya adalah hak semua orang.

    6. Orang Biasa melihat uang sebagau sesuatu yang rumit.VS
MILIARDER melihat uang dengan sebagai sesuatu yang sederhana.


   
7.  Orang Biasa melihat orang kaya sebagai penipu. VS
MILIARDER melihat orang kaya sebagai orang yang ambisius.
8.       Orang Biasa percaya kekayaan dibangun dari usaha sendiri.VS
MILIARDER percaya kekayaan dibangun dari usaha bersama.

9.       Orang Biasa khawatir tentang uang.VS
MILIARDER memimpikan uang

10.       Orang Biasa percaya uang itu negative.VS
MILIARDER percaya uang itu positif.
 

11.       Orang Biasa percaya orang kaya itu berpikiran dangkal.VS
MILIARDER  percaya menjadi kaya itu strategis
.
12.       Orang Biasa percaya jalan menuju  kekayaan adalah pendidikan formal VS
MILIARDER percaya bahwa jalan menuju kekayaan adalah memiliki pengetahuan yang spesifik.

 Pendidikan formal mengajarkan orang untuk berpikir sistematis dan linear dalam dunia bisnis, namun pada praktiknya pemikiran ideal tidak selalu terjadi. Itulah sebabnya, para miliarder menolak berpikir linear supaya mereka semakin kreatif. Di benak mereka, 1 + 1 tidak harus selalu 2, melainkan bisa saja 4, 5, dan seterusnya. Mereka menggunakan kemampuan berpikir yang mereka miliki demi menemukan solusi lain yang dapat semakin mengembangkan diri mereka agar bisa bersaing dengan para pesaing. Bisa disimpulkan, para miliarder berpendapat bahwa kekayaan didapat dengan cara berpikir yang tanpa batas.

13.       Orang Biasa percaya uang didapat dari pekerjaan. VS
MILIARDER percaya uang didapat melaui pemikiran.

14.       Orang Biasa khawatir kehabisan uang. VS
MILIARDER memikirkan bagaimana memperoleh lebih banyak uang.

15.       Orang Biasa biasa berpikir membelanjakan uang. VS
MILIARDER berfikir investasi

16.       Orang Biasa melihat uang secara emosional. VS
MILIARDER melihat uang secara rasional

17.       Orang Biasa meremehkan referral marketing. VS
MILIARDER tahu bahwa referral marketing menciptakan jutawan.

18.       Orang Biasa focus pada aktivitas yang menyenangkan diri sendiri.VS
MILIARDER focus pada kegiatan mencari uang.

19.       Orang Biasa melihat uang sebagai sumber yang terbatas. VS
MILIARDER melihat uang sebagai sumber yang tidak terbatas.

20.   Orang Biasa  mendapatkan uang dengan melakukan pekerjaan yang tidak mereka sukai. VS
MILIARDER melakukan apa yang mereka cintai.

 Sudah ada upaya menularkan pola berpikir ini kepada masyarakat luas, seperti “Lakukan saja yang kau mau, uang akan mengalir dengan sendirinya”. Bahkan banyak buku sudah ditulis dengan judul yang hampir mirip. Sayangnya, hanya sedikit orang yang mau mengadopsi pola pikir demikian.

Bertahun-tahun kita hidup dalam lingkunganyang membatasi pemikiran kita sehingga hal tersebut menjadi keyakinan bagi sebagian besar manusia, akan tetapi satu hal yang perlu kita yakini bersama, pola pikir itu bisa berubah.
Kita bisa merombak cara berpikir kita menjadi tidak terbatas. Para miliarder meyakin bahwa dengan melakukan apa yang mereka sukai, mereka menjadi kaya raya. Bila keyakinan seperti ini bisa diterapkan, apa pun menjadi mungkin.


21.   Orang Biasa percaya bahwa orang kaya itu tidak berperasaan. VS
MILIARDER percaya bahwa orang kaya itu berwatak dermawan.

22.   Orang Biasa mempunyai mental lotre. VS
MILIARDER memilih mental aksi.

23.   Orang Biasa menunggun pertolongan untuk keluar dari masalah keuangan. VS
MILIARDER tahu bahwa tidak ada yang akan menolong mereka.

24.   Orang Biasa percaya bahwa orang kaya lebih pintar dari mereka. VS
MILIARDER percaya bahwa orang kaya hanya lebih ahli.

25.   Orang Biasa melihat uang hanya sebagai pengontrol mereka. VS
MILIARDER melihat uang sebagai alat untuk membebaskan.

26.   Orang Biasa percaya uang mampu mengubah manusia. VS
MILIARDER percaya uang akan memperlihatkan keaslian karakter manusia.

27.   Orang Biasa percaya bekerja untuk uang. VS
MILIARDER percaya bekerja untuk kepuasan.

28.   Orang Biasa percaya bahwa mereka melakukan sesuatu supaya kaya. VS
MILIARDER percaya bahwa mereka harus menjadi sesuatu supaya kaya.

29.   Orang Biasa selalu main aman dengan uang. VS
MILIARDER  mengambil resiko yang diperhitungkan.

30.   Orang Biasa percaya anda harus punya uang untuk mendapatkan uang. VS
MILIARDER justru percaya  menjadi kaya dengan memanfaatkan uang orang lain.

31.   Orang Biasa percaya mempunyai pekerjaan adalah cara aman untuk menghasilkan uang. VS
MILIARDER percaya bahwa performa yang luar biasa adalah cara teraman dalam menghasilkan uang.

32.   Orang Biasa percaya bahwa uang adalah barang langka. VS
MILIARDER melihat uang sebagai barang yang berlimpah.

33.   Orang Biasa memakai uang sebagai “senjata”. VS
MILIARDER justru memanfaatkan uang sebagai alat.

Poin berikutnya bisa dibaca dibukunya langsung, dan setiap point memiliki penjelasan tersendiri.




Keterangan Buku:
Judul                                     : 99 Perbedaan Cara Berpikir Miliarder vs Orang Biasa
Penulis                                 : Parsaoran Sirait
Editor                                   : Monica Anggen
Penata isi                              : Garis Bawah Studio
Desain kover                        : GarisBawah Studio
Penerbit                                : Grasindo
Terbit                                    : Juli 2015 (Cetakan Kedua)
Tebal                                     : 308 hlm.
ISBN                                      : 978-602-251-919-5